Tadi malam saya melayat...
Nasabahku meninggal dunia, tepatnya mantan nasabah. Karena dia telah menutup polisnya belum begitu lama. alasan dia menutup polis adalah; dia merasa bahwa dia masih muda, sehat, rajin medical check up, temannyapun menyarankan agar dia tidak perlu punya asuransi. Karena menurut temannya beli asuransi itu rugi.
Saya pernah mencoba untuk menjelaskan manfaat polisnya, nilai uang pertanggungan kematian sebesar 1 miliar rupiah. Namun dia tetap memaksa untuk menutup polisnya sambil berkata "kalau nanti saya meninggal dunia, santunan 1 miliar ini sudah tidak ada artinya."
Pada waktu itu saya lupa menanyakan kira2 dia memprediksi akan meninggal di usia berapa? 80,90 atau 100 tahun? Tapi kenyataannya hari ini dia hanya hidup sampai usia 50 tahun saja, dimana uang 1 miliar masih sangat besar nilainya.
Hari ini dia telah meninggal, meninggal dunia seusai olah raga. Benar katanya dia memang masih muda, dia masih terlihat sehat, tapi kenyataan tidaklah demikian. Dimana teman yg menyarankan dia tutup polis itu? Akankah temannya itu memberikan uang duka sebesar 1 miliar pada keluarganya? Hari ini keluarganya pasti butuh 1 miliar itu... Tapi tidak ada!
Teman2 mungkin sering kita juga berpendapat yg sama seperti dia, bahwa kita masih muda, sehat dan rajin olah raga. Namun umur tetap menjadi rahasia yg misteri... Jika belum punya polis segera beli polis sesuai dengan kebutuhan keluarga kita, jika sudah punya polis pastikan polis itu bekerja pada saatnya tiba. karena Polis asuransi adalah kado terakhir yg bisa kita berikan kepada orang2 tercinta pada saat kita tutup usia.
fm my Javelin ¤ Robertus RONALD ¤
No comments:
Post a Comment